INOVASI PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENGHIDUPKAN BUDAYA DALAM PENGAJARAN BIPA LUAR NEGERI
Abstract
ABSTRAK
Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di luar negeri menghadapi tantangan signifikan terkait keterbatasan akses langsung terhadap objek budaya Indonesia, yang mengakibatkan pemahaman budaya yang abstrak dan kurangnya pengalaman belajar imersif. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan menganalisis kebutuhan dan menyintesis inovasi pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pengajaran BIPA. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji literatur primer dan sekunder dari tahun 2015-2025. Analisis konten dilakukan untuk mengidentifikasi pola dan tren dari literatur yang relevan. Hasil sintesis dari temuan menunjukkan bahwa integrasi teknologi imersif, seperti AR dan Assemblr.Edu, secara konsisten menghasilkan efek positif yang transformatif. Secara khusus, AR terbukti mampu menghadirkan objek budaya secara visual dan interaktif, membuat pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna, serta efektif dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman budaya pemelajar BIPA, bahkan mengubah pandangan mereka terhadap budaya lokal menjadi lebih positif. Temuan ini menegaskan bahwa AR berperan sebagai scaffolding digital yang vital untuk menciptakan pembelajaran BIPA yang student-centered dan relevan dengan perkembangan teknologi modern, sehingga mampu menjembatani jarak geografis antara pembelajar asing dan kekayaan budaya Nusantara.
KATA KUNCI: Augmented Reality, BIPA, Pembelajaran Budaya, Inovasi Media, Kearifan Lokal



