Profil Fitokimia Daun Limpasu (Baccaurea lanceolata) Berdasarkan Analisis GC-MS
Abstract
Kalimantan memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan banyak tumbuhan berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif, namun informasi komprehensif mengenai kandungan kimia beberapa spesies lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi profil fitokimia daun limpasu (Baccaurea lanceolata) secara komprehensif serta mengelompokkan senyawa yang terdeteksi berdasarkan kelas kimianya. Penelitian dilakukan pada Januari hingga Februari 2026 menggunakan sampel daun dewasa yang dianalisis melalui pendekatan metabolomik berbasis Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Data kromatogram diolah dan ditabulasi untuk menentukan jenis senyawa, persentase area, serta klasifikasi metabolit sekundernya. Hasil analisis menunjukkan adanya 54 senyawa yang tergolong dalam berbagai kelas, dengan dominansi ester (42%), diikuti terpenoid (12%), asam lemak (7%), furan (4%), organosulfur, serta kelompok senyawa minor lainnya seperti alkaloid, flavonoid, fenol, dan steroid. Keberadaan senyawa-senyawa tersebut mengindikasikan potensi biologis daun B. lanceolata yang berkaitan dengan aktivitas antioksidan, antimikroba, dan farmakologis lainnya, sehingga berpeluang dikembangkan sebagai sumber bahan alam fungsional.

