Model Pertanian Terintegrasi Dalam Optimalisasi Produktivitas Pertanian Di Sumatera Utara
Abstract
Sistem pertanian terintegrasi adalah solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan. Namun, penerapan sistem pertanian terintegrasi di Sumatera Utara masih belum maksimal dan belum ada best practice penerapan pertanian terintegrasi yang melibatkan dua atau lebih sub sektor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi sumber daya eksisting dan untuk menemukan model integrasi pertanian (Integrated Farming Model) yang dapat mengoptimalkan produktivitas pertanian di Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di beberapa lokus yang sudah mengembangkan pertanian terintegrasi, yaitu di Kabupaten Simalungun, Kabupaten Karo, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Dairi. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan dari bulan September-Desember 2024. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diambil dari kuesioner, wawancara, dan observasi langsung terkait dengan penerapan pertanian terintegrasi di Provinsi Sumatera Utara. Populasi penelitian ini meliputi masyarakat kelompok tani yang sudah mengimplementasikan sistem pertanian terintegrasi di lokus yang telah ditentukan. Dari penelitian ini, potensi sumber daya eksisting telah dipetakan di setiap lokus yang telah menerapkan pertanian terintegrasi, meliputi potensi pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Sepuluh model integrasi pertanian telah dibuat berdasarkan 5 basis sub sektor, yaitu sub sektor pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Model integrasi pertanian dengan pariwisata juga telah dapat dibuat yang mengintegrasikan perikanan, pertanian, edukasi, wisata, dan kuliner. Penelitian ini menunjukkan adanya aliran energi biomassa yang optimal dan juga peningkatan produktivitas dan pendapatan petani. Rekomendasi program lanjutan dari penelitian ini menjadi masukan kepada pihak terkait untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan sistem pertanian terintegrasi di Sumatera Utara.

