Jurnal Ilmu Psikologi https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi <p style="text-align: justify;">Jurnal Psikologi Universitas HKBP Nommensen merupakan media informasi yang diterbitkan secara berkala dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Maret dan September. Penerbitan jurnal ini sebagai sarana untuk menampung artikel-artikel ilmiah yang berasal dari hasil penelit</p> en-US Jurnal Ilmu Psikologi <p>PEDOMAN PENULISAN KAJIAN ILMIAH JURNAL PSIKOLOGI<br>Penyusunan naskah dilakukan menurut ketentuan sebagai berikut:<br>1. Penulis bisa individu atau tim.<br>2. Naskah diketik dengan program Microsoft Word, huruf Times New Romans ukuran 11, 2 kolom, spasi<br>1 pada kertas ukuran A4 (21 x 29,7 cm). Panjang naskah tidak lebih dari 15 halaman.<br>3. Naskah dapat ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Penulisan naskah<br>dilakukan menurut kriteria yang ditentukan oleh American Psychological Association (APA), yang<br>tercantum dalam Publication Manual of The American Psychological Association Edisi ke-6, dan kajian<br>ilmiah Psikodimensia.<br>4. Naskah dapat dikirim melalui : <a href="https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi">https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi</a>, disertai dengan biodata<br>penulis dan alamat korespondensi (alamat kantor, alamat rumah, hp, telpon rumah).<br>5. Naskah ilmiah yang dikirimkan merupakan hasil penelitian empirik, pengkajian teoritik, maupun<br>penggabungan antara kedua hal tersebut.<br>6. Naskah belum pernah dipublikasikan di jurnal atau media ilmiah lainnya.<br>Naskah hasil penelitian (empirik) terdiri dari: judul, abstraksi, kata kunci (key words), pendahuluan,<br>metode, hasil dan diskusi, simpulan (dan saran), dan daftar pustaka.<br>Naskah nonpenelitian (pengkajian teoritik) terdiri dari judul, abstraksi, kata kunci (key words),<br>pendahuluan, pembahasan, simpulan (dan saran), dan daftar pustaka.<br>Penulisan bagian-bagian naskah dilakukan menurut ketentuan sebagai berikut:<br>1. Judul. Judul tidak lebih dari 20 kata.<br>2. Nama Lengkap Penulis. Nama ditulis lengkap, tanpa singkatan; tanpa gelar.<br>3. Alamat Penulis. Alamat lengkap dan alamat e-mail penulis dicantumkan.<br>4. Abstraksi. Abstraksi ditulis dalam bahasa Inggris dan tidak lebih dari 200 kata.<br>Abstrak untuk penelitian empirik harus berisi tujuan, subjek penelitian, metode pengumpulan dan<br>analisis data, hasil penelitian, dan simpulan (dan saran).<br>Abstrak untuk naskah nonpenelitian (pengkajian teoritik) terdiri dari topik, tujuan, analisis-sintesis,<br>dan simpulan.<br>5. Kata Kunci (key words). Paling banyak terdiri dari 5 kata.<br>6. Pendahuluan. Menjelaskan latar belakang dan masalah penelitian.<br>7. Metode. Menjelaskan karakteristik responden penelitian dan metode pengumpulan dan analisis<br>data.<br>8. Hasil penelitian. Berisi penjelasan dan pembahasan hasil penelitian.<br>9. Diskusi. Membahas implikasi hasil penelitian.<br>10. Simpulan. Berisi simpulan hasil penelitian.<br>11. Daftar Pustaka. Memuat sumber rujukan penelitian</p> HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY DENGAN SELF-REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA KOTA MEDAN YANG MENGIKUTI KULIAH ONLINE https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi/article/view/921 <p>Pandemi <em>covid-19</em> membuat banyak aktivitas harus dilakukan dirumah, salah satunya yang hingga kini terus dilakukan adalah belajar dirumah. Banyak perguruan tinggi di kota Medan yang menerapkan sistem kuliah online atau <em>e-learning. </em>Dalam pelaksanaannya dibutuhkan keterampilan belajar berupa <em>self-regulated learning. </em>Salah satu hal yang mempengaruhi <em>self-regulated learning </em>adalah <em>Self-Efficacy. </em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara <em>Self-Efficacy </em>dengan <em>Self-Regulated Learning </em>mahasiswa di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional&nbsp; dengan sampel penelitian sebanyak 272 mahasiswa di Kota Medan yang diambil dengan metode <em>Stratified Sampling</em>. Tenik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah product moment. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara <em>Self-Efficacy </em>dengan <em>Self-Regulated Learning </em>sebesar 0,560 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p&lt;0,05).</p> L Sarah Olivia Sihombing Ervina Marimbun Rosmaida Siahaan Karina Meriem Beru Brahmana Ermawaty Ermawaty ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-02-28 2022-02-28 8 2 11 17 10.36655/psikologi.v8i2.921 PENGARUH SENSE OF BELONGING TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA PEGAWAI KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT (PUPR) BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATRA II https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi/article/view/900 <p><em>This study aims for the purpose of this study is to see the effect of sense of belonging on employee engagement of employees of the Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) Balai Wilayah Sungai Sumatra II. This research was conducted on employees of the Ministry of Public Works and Public Housing, Balai Wilayah Sungai Sumatra II with a total of 78 employees as respondents using a random sampling method. The data collection technique used a psychological scale, namely the Linkert scale. The data obtained were analyzed using a simple linear regression technique using the SPSS 25.0 application. The results of this study indicate that the sense of belonging has an effect on employee engagement in the employees of the Ministry of PUPR, Balai Daerah Sungai II Sumatra.</em></p> Khatarina Ginting Karina Meriem Beru Brahmana Hotpascaman Simbolon ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-02-28 2022-02-28 8 2 1 9 10.36655/psikologi.v8i2.900 GAMBARAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA KARYAWAN PT. POS KANWIL MEDAN https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi/article/view/1130 <pre><span class="y2iqfc"><em><span lang="AF">Organizational Citizenship Behavior (OCB) is important for employees in an organization, because employees with high OCB, namely by showing behavior to help other employees (altruism), voluntary participation and support for organizational functions both professionally and socially natural (civic virtue), personal awareness to work beyond minimum standards (conscientiousness), behavior to alleviate work-related problems faced by others (courtesy) and not to create damaging issues despite feeling irritated (sportsmanship). Research conducted on 60 employees at the </span></em></span><span lang="AF">PT. Pos Kanwil Medan</span><span class="y2iqfc"><em><span lang="AF">, which was conducted using total sampling technique, found that Organizational Citizenship Behavior (OCB) among </span></em></span><span lang="AF">PT. Pos Kanwil Medan</span><span class="y2iqfc"><em><span lang="AF"> are in the moderate category (53.3%), and ​​in high category (46.7%).</span></em></span></pre> <p>&nbsp;</p> sarmaulina simangunsong Nancy Naomi Aritonang Hotpascaman Simbolon ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2023-04-24 2023-04-24 8 2 18 23 10.36655/psikologi.v8i2.1130