GAMBARAN COPING STRESS IBU SELAMA MENDAMPINGI ANAK BELAJAR DARING DI SD SWASTA SANTO PETRUS
Abstract
Sejak diumumkan adanya pandemi global virus Covid-19 yang berdampak, pada kebijakan bahwa hampir seluruh aktivitas dilakukan dirumah termasuk kegiatan belajar dan bekerja di rumah (work from home). Dalam sektor pendidikan, terjadi penutupan sekolah, dimana siswa/i melakukan kegiatan belajar mengajar secara online di rumah. Ibu-ibu di Indonesia, berperan penting yang diharapkan aktif dalam mendampingi pembelajaran siswa/I di rumah. Adapun kesulitan yang dihadapi dari para ibu-ibu dalam menghadapi masa pandemi adalah kurangnya memahami materi pembelajaran anak, kesulitan untuk menumbuhkan minat belajar pada anak, sulit dalam mengawasi anak bermain gadget dan layanan internet.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat strategi stress apa yang digunakan oleh Ibu di SD Swasta Santo Petrus selama mendampingi anak belajar daring. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah Ibu yang mendampingi anak belajar daring di SD Swasta Santo Petrus yang berjumlah 585 orang dengan jumlah sampel penelitian yaitu sebanyak 238 orang. Metode pengambilan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan skala psikologi. Data penelitian diambil menggunakan skala coping stress dan skala tingkat stress, bentuk pernyataan dari skala likert terdiri dari item favorable dan unfavorable. Skala coping stress terdiri dari 41 item dan skala tingkat stress terdiri dari 7 item.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingka stress pada Ibu selama mendampingi anak belajar sistem daring di SD Swasta Santo Petrus, Medan masuk pada kategori Normal. Hasilnya menunjukkan bahwa persentase yang tinggi 90,3% sebanyak 215 orang tidak begitu mengalami tekanan, coping stress yang digunakan oleh Ibu dalam mendampingi anaknya belajar sistem daring di SD Swasta Santo Petrus, Medan adalah Escape atau Avoidance persentasenya 22,7% sebanyak 54 orang.
References
Azwar, S. (2003). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Relajar
Azwar, S. (2011). Sikap manusia: teori & pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Craig, L. (2005). The money or the care: A comparison of couple and sole parent households’ time allocation to work and children. Journal of Social Issues, 40(4), 521-540.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
PEDOMAN PENULISAN KAJIAN ILMIAH JURNAL PSIKOLOGI
Penyusunan naskah dilakukan menurut ketentuan sebagai berikut:
1. Penulis bisa individu atau tim.
2. Naskah diketik dengan program Microsoft Word, huruf Times New Romans ukuran 11, 2 kolom, spasi
1 pada kertas ukuran A4 (21 x 29,7 cm). Panjang naskah tidak lebih dari 15 halaman.
3. Naskah dapat ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Penulisan naskah
dilakukan menurut kriteria yang ditentukan oleh American Psychological Association (APA), yang
tercantum dalam Publication Manual of The American Psychological Association Edisi ke-6, dan kajian
ilmiah Psikodimensia.
4. Naskah dapat dikirim melalui : https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi, disertai dengan biodata
penulis dan alamat korespondensi (alamat kantor, alamat rumah, hp, telpon rumah).
5. Naskah ilmiah yang dikirimkan merupakan hasil penelitian empirik, pengkajian teoritik, maupun
penggabungan antara kedua hal tersebut.
6. Naskah belum pernah dipublikasikan di jurnal atau media ilmiah lainnya.
Naskah hasil penelitian (empirik) terdiri dari: judul, abstraksi, kata kunci (key words), pendahuluan,
metode, hasil dan diskusi, simpulan (dan saran), dan daftar pustaka.
Naskah nonpenelitian (pengkajian teoritik) terdiri dari judul, abstraksi, kata kunci (key words),
pendahuluan, pembahasan, simpulan (dan saran), dan daftar pustaka.
Penulisan bagian-bagian naskah dilakukan menurut ketentuan sebagai berikut:
1. Judul. Judul tidak lebih dari 20 kata.
2. Nama Lengkap Penulis. Nama ditulis lengkap, tanpa singkatan; tanpa gelar.
3. Alamat Penulis. Alamat lengkap dan alamat e-mail penulis dicantumkan.
4. Abstraksi. Abstraksi ditulis dalam bahasa Inggris dan tidak lebih dari 200 kata.
Abstrak untuk penelitian empirik harus berisi tujuan, subjek penelitian, metode pengumpulan dan
analisis data, hasil penelitian, dan simpulan (dan saran).
Abstrak untuk naskah nonpenelitian (pengkajian teoritik) terdiri dari topik, tujuan, analisis-sintesis,
dan simpulan.
5. Kata Kunci (key words). Paling banyak terdiri dari 5 kata.
6. Pendahuluan. Menjelaskan latar belakang dan masalah penelitian.
7. Metode. Menjelaskan karakteristik responden penelitian dan metode pengumpulan dan analisis
data.
8. Hasil penelitian. Berisi penjelasan dan pembahasan hasil penelitian.
9. Diskusi. Membahas implikasi hasil penelitian.
10. Simpulan. Berisi simpulan hasil penelitian.
11. Daftar Pustaka. Memuat sumber rujukan penelitian
