BURNOUT DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL PADA PERAWAT RUMAH SAKIT UMUM PERMATA BUNDA MEDAN
Abstract
This study aims to find out the relationship between social support and burnout. The hypothesis proposed in this study states that there is a negative relationship between social support and burnout, assuming that the higher is social support, the lower burnout will be and conversely the lower is the social support, the higher will the burnout be. The subjects of this study were 150 nurse of General Hospital Permata Bunda Medan. Data were obtained from a scale to measure social support and burnout. The calculation was performed by testing requirements analysis (assumption test), which consisting of normality test and linearity test. Data analysis was performed by using Product Moment Correlation Analysis through SPSS 17 for Windows. The results of data analysis showed that r = -0.581; and p = 0.000 (p < 0.05), which indicates that there is a negative relationship between social support and burnout. The results of this study indicate that the contributions made by the variable of social support on burnout is 33.8 percent, while the remaining 66.2 percent is influenced by other factors not examined in this study. From these results, it is concluded that the hypothesis stating that there is a negative relationship between social support and burnout.
References
Andarika, R. 2004. Burnout pada perawat putri RS St. Elizabeth Semarang ditinjau dari dukungan sosial. Jurnal PSYCHE, 1(1), 1-8
Asih, F., & Trisni, L. 2015. Hubungan antara kepribadian hardiness dengan burnout pada perawat gawat darurat di Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum. Psikodimensia, 14(1), 11-23. Dari http://journal.unika.ac.id/index.php/psi/article/view/370/325 diakses tanggal 17 Maret 2019.
Casserley, T., & Megginson, D. 2009. Learning from burnout. Oxford, UK: Published by Elsevier dari http://en.bookfi.net/book/824178 diakses tanggal 20 Juni 2018.
Evans, K., Nizzete, D., & O’Brien, A. 2017. Psychiatric and mental health nursing (4th ed.). Australia: Elsevier dari https://b-ok.cc/book/3657861/5ccdc6 diakses tanggal 11 Januari 2019.
Gaffar, L. O. J. 1999. Pengantar keperawatan profesional. Jakarta: EGC
Manktelow, J. 2007. Worklife: Mengendalikan stres. Jakarta: Erlangga.
Maslach, C., & Leiter, N. P. 1997. The truth about burnout. San Francisco, CA: Jossey-Bass dari http://en.bookfi.net/book/1367312 diakses tanggal 20 Juni 2018.
Matsumoto, D. 2010. Culture and psychology (5th ed.). USA: Cengage Learning.
McCormack, N., & Cotter, C. 2013. Managing burnout in the workplace. Oxford, UK: Chandos Publishing dari http://b-ok.xyz/book/2337952/0ac160 diakses tanggal 26 September 2018.
McShane, L. S. & Von Glinow, M. A. 2010. Organizational behavior: Emerging knowledge and practice for the real world (5th ed.). New York: McGraw-Hill. dari http://en.bookfi.net/book/1446922 diakses tanggal 10 Januari 2019
Miller, D. 2000. Dying to care? work, stress and burnout in hiv/aids. New York: Simultaneously Published dari http://en.bookfi.net/book/1108103 diakses tanggal 20 Juni 2018.
Nursalam. 2013. Metodologi penelitian ilmu keperawatan Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
Orford, J. 2008. Community psychology challenges, controversies and emerging consensus. West Sussex, England: John Wiley & Sons Ltd dari http://en.bookfi.net/book/791631 diakses tanggal 16 Juni 2018.
Priyatno, D. 2013. Analisis korelasi, regresi, dan multivariate dengan SPSS. Yogyakarta: Gaya Media.
Purba, J., Yulianto, A., & Widyanti, E. 2007. Pengaruh dukungan sosial terhadap burnout pada guru. Jurnal Psikologi, 5(1), 77-86. Dari http://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Journal-4982-johanaP.aries.pdf diakses tanggal 1 Mei 2018.
Sugiyono. 2017. Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Bandung: Alfabeta.
Taylor, S. E. 2018. Health psychology (10th Ed.). New York: McGraw-Hill. Dari http://en.bookfi.net/book/2264866 diakses tanggal 15 Januari 2019.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
PEDOMAN PENULISAN KAJIAN ILMIAH JURNAL PSIKOLOGI
Penyusunan naskah dilakukan menurut ketentuan sebagai berikut:
1. Penulis bisa individu atau tim.
2. Naskah diketik dengan program Microsoft Word, huruf Times New Romans ukuran 11, 2 kolom, spasi
1 pada kertas ukuran A4 (21 x 29,7 cm). Panjang naskah tidak lebih dari 15 halaman.
3. Naskah dapat ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Penulisan naskah
dilakukan menurut kriteria yang ditentukan oleh American Psychological Association (APA), yang
tercantum dalam Publication Manual of The American Psychological Association Edisi ke-6, dan kajian
ilmiah Psikodimensia.
4. Naskah dapat dikirim melalui : https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi, disertai dengan biodata
penulis dan alamat korespondensi (alamat kantor, alamat rumah, hp, telpon rumah).
5. Naskah ilmiah yang dikirimkan merupakan hasil penelitian empirik, pengkajian teoritik, maupun
penggabungan antara kedua hal tersebut.
6. Naskah belum pernah dipublikasikan di jurnal atau media ilmiah lainnya.
Naskah hasil penelitian (empirik) terdiri dari: judul, abstraksi, kata kunci (key words), pendahuluan,
metode, hasil dan diskusi, simpulan (dan saran), dan daftar pustaka.
Naskah nonpenelitian (pengkajian teoritik) terdiri dari judul, abstraksi, kata kunci (key words),
pendahuluan, pembahasan, simpulan (dan saran), dan daftar pustaka.
Penulisan bagian-bagian naskah dilakukan menurut ketentuan sebagai berikut:
1. Judul. Judul tidak lebih dari 20 kata.
2. Nama Lengkap Penulis. Nama ditulis lengkap, tanpa singkatan; tanpa gelar.
3. Alamat Penulis. Alamat lengkap dan alamat e-mail penulis dicantumkan.
4. Abstraksi. Abstraksi ditulis dalam bahasa Inggris dan tidak lebih dari 200 kata.
Abstrak untuk penelitian empirik harus berisi tujuan, subjek penelitian, metode pengumpulan dan
analisis data, hasil penelitian, dan simpulan (dan saran).
Abstrak untuk naskah nonpenelitian (pengkajian teoritik) terdiri dari topik, tujuan, analisis-sintesis,
dan simpulan.
5. Kata Kunci (key words). Paling banyak terdiri dari 5 kata.
6. Pendahuluan. Menjelaskan latar belakang dan masalah penelitian.
7. Metode. Menjelaskan karakteristik responden penelitian dan metode pengumpulan dan analisis
data.
8. Hasil penelitian. Berisi penjelasan dan pembahasan hasil penelitian.
9. Diskusi. Membahas implikasi hasil penelitian.
10. Simpulan. Berisi simpulan hasil penelitian.
11. Daftar Pustaka. Memuat sumber rujukan penelitian
