KORELASI PSYCHOLOGICAL WELLBEING DENGAN BURNOUT PADA PERAWAT RUMAH SAKIT JIWA PROF.ILDREM PEMPROVSU MEDAN
Abstract
Psychological wellbeing menjelaskan konsep kebahagiaan dikaitkan dengan kebutuhan akan keberadaan/eksistensi individu ditengah kehidupan yang penuh permasalahan. Tokoh yang mengembangkan konsep psychological wellbeing adalah Ryff, dimana dia menjelaskannya hal tersebut dalam enam aspek. Enam aspek psychological wellbeing tersebut yakni; Self-Acceptance, Positive Relation with other, Autonomy, Environmental Mastery, Purpose in life dan Personal Growth. Penelitian ini adalah penelitian korelasional untuk melihat hubungan antara psychological wellbeing dengan Burnout pada perawat di Rumah Sakit Jiwa Dr. Ildrem Pemprovsu Medan. Burnout merupakan sindrom kelelahan mental yang bersifat klinis yang dialami oleh pekerja dibidang layanan masyarakat yang mendapatkan apresiasi yang minimal terhadap layanan yang sudah diberikannya. Sampel penelitian berjumlah 54 orang perawat PNS di Rumah Sakit Jiwa Pemprovsu. Karakteristik sampel penelitian antara lain, lebih dari 70 % berusia 40 tahun keatas dimana lebih dari 70 % sampel penelitian memiliki pengalaman kerja yakni 10 tahun keatas. Hasil Uji korelasi dengan product moment menunjukkan bahwa ada korelasi yang negative antara psychological wellbeing dengan Burnout pada perawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Ildrem Pemprovsu Medan. Dengan demikian semakin tinggi psychological wellbeing semakin rendah tingkat burnout.
References
Ambarita, Togi F. A., (2017) Perbedaan Burnout antara tipe kepribadian introvert dan tipe kepribadian ekstrovert pada perawat di ruangan Critical Care, Generasi Kampus.
Azwar, Saifuddin. (1998). Metode Penelitian,Yogyakarta: PUSTAKA PELAJAR.
Feist, Jess & Feist, Gregory. (2010). Teori Kepribadian. Buku 2. Jakarta: Salemba Humanika.
Hall, Calvin S.& Gardner Lindzey. 1993. Teori-Teori Psikodinamik (Klinis), Terj.,Supratiknya, Yogyakarta: KANISIUS, 1993.
Hefferon, K and Boniwell, I (2011). Positive Psychology Theory, Research and Applications, McGraw-Hill
Maslach, C., & Leiter, M. P. (1997). The Truth About Burnout, San Fransisco: Jossey-bass.
Maslach, C., Schaufeli W. B. & Leiter, M. P. (2001, Mei). Issue: Annual Job Burnout. www.AnnualReviews.org.[online]. www.findarticles.com.
Pandya, M. M., & Korat N. R. (2015). Personality Traits and Psychological Well-Being among Youths of Rajkot District.
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57, 1069–1081.
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69, 719–727
Seligman, Martin E.P. (2002). Authentic Happiness: Using the New Positive Psychology to Realize Your Potential for Lasting Fulfillment. New York, NY: Free Press.
Singh, A.K., Singh, S., & Sing A. P. (2012). Does Trait Predict Psychological Well-Being among Student of Professional Course. Journal of the indian Academy of Applied Psychology. Vol. 38, No.2, 234-241
Sun, J., Kaufman, SB., Smillie LD., (2016). Unique Associations Between Big Five Personality Aspects and Multiple Dimensions of Well-Being, Journal of Personality; http://mc.manuscriptcentral.com/jopy
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business. United Kingdom. John Wiley & Sons.
Schaufeli, W.M. & Buunk,B.P. (1996). Professional Burnout, dalam Schabrac, M.J. & Winnubst, J.A.M.(Vol Ed), Handbook of Work and Helath Psychology John. Wiley & Sons
Schulz, D. & Sydney, E. (1993). Theories of Personality edisi ke-5, California: Brooks Publishing Company
Sudjana. (1989). Metode Statistika, Bandung: Tarsito
Suryabrata, S. (1998). Psikologi Kepribadian, edisi ke-8, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Suryabrata, S. (2000). Pengembangan Alat Ukur Psikologi, Yogyakarta: Andi Offset.
Sutjipto. (2001). Apakah anda Mengalami Burnout, dalam WWW.Depdiknas.go.id,
WHO. (1994). Lexicon of Psikiatri & Mental Health terms, edisi ke-2, Geneva.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
PEDOMAN PENULISAN KAJIAN ILMIAH JURNAL PSIKOLOGI
Penyusunan naskah dilakukan menurut ketentuan sebagai berikut:
1. Penulis bisa individu atau tim.
2. Naskah diketik dengan program Microsoft Word, huruf Times New Romans ukuran 11, 2 kolom, spasi
1 pada kertas ukuran A4 (21 x 29,7 cm). Panjang naskah tidak lebih dari 15 halaman.
3. Naskah dapat ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Penulisan naskah
dilakukan menurut kriteria yang ditentukan oleh American Psychological Association (APA), yang
tercantum dalam Publication Manual of The American Psychological Association Edisi ke-6, dan kajian
ilmiah Psikodimensia.
4. Naskah dapat dikirim melalui : https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/psikologi, disertai dengan biodata
penulis dan alamat korespondensi (alamat kantor, alamat rumah, hp, telpon rumah).
5. Naskah ilmiah yang dikirimkan merupakan hasil penelitian empirik, pengkajian teoritik, maupun
penggabungan antara kedua hal tersebut.
6. Naskah belum pernah dipublikasikan di jurnal atau media ilmiah lainnya.
Naskah hasil penelitian (empirik) terdiri dari: judul, abstraksi, kata kunci (key words), pendahuluan,
metode, hasil dan diskusi, simpulan (dan saran), dan daftar pustaka.
Naskah nonpenelitian (pengkajian teoritik) terdiri dari judul, abstraksi, kata kunci (key words),
pendahuluan, pembahasan, simpulan (dan saran), dan daftar pustaka.
Penulisan bagian-bagian naskah dilakukan menurut ketentuan sebagai berikut:
1. Judul. Judul tidak lebih dari 20 kata.
2. Nama Lengkap Penulis. Nama ditulis lengkap, tanpa singkatan; tanpa gelar.
3. Alamat Penulis. Alamat lengkap dan alamat e-mail penulis dicantumkan.
4. Abstraksi. Abstraksi ditulis dalam bahasa Inggris dan tidak lebih dari 200 kata.
Abstrak untuk penelitian empirik harus berisi tujuan, subjek penelitian, metode pengumpulan dan
analisis data, hasil penelitian, dan simpulan (dan saran).
Abstrak untuk naskah nonpenelitian (pengkajian teoritik) terdiri dari topik, tujuan, analisis-sintesis,
dan simpulan.
5. Kata Kunci (key words). Paling banyak terdiri dari 5 kata.
6. Pendahuluan. Menjelaskan latar belakang dan masalah penelitian.
7. Metode. Menjelaskan karakteristik responden penelitian dan metode pengumpulan dan analisis
data.
8. Hasil penelitian. Berisi penjelasan dan pembahasan hasil penelitian.
9. Diskusi. Membahas implikasi hasil penelitian.
10. Simpulan. Berisi simpulan hasil penelitian.
11. Daftar Pustaka. Memuat sumber rujukan penelitian
