PERFORMA AYAM HASIL PERSILANGAN BETINA AYAM MIRAH DENGAN RUMPUN JANTAN YANG BERBEDA PADA USIA 0-2 BULAN

  • Tiarmadona Sinaga Universitas HKBP Nommensen
  • Parsaoran Silalahi Universitas HKBP Nommensen
  • Partogi Hutapea Universitas HKBP Nommensen
Keywords: Ayam Mirah, Ayam Bangkok, Ayam Hutan, Performa Pertumbuhan

Abstract

Ayam mirah adalah ayam lokal dari Kabupaten Simalungun. Ayam mirah sebagai sebagai ayam kampunfg memiliki produktif yang rendah sehingga perlu dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa (konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum) ayam hasil persilangan betina ayam mirah dengan rumpun Jantan yang berbeda pada usia 0-2 bulan. Metode penelitian yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan (t) dan memiliki 4 ulangan (r) Dimana setiap ulangan terdiri dari 5 ekor ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayam hasil persilangan betina ayam mirah dengan rumpun jantan yang berbeda pada usia 0-2 bulan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan harian dan konversi ransum, tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadapn kosumsi ransum, Dimana pertambahan bobot badan harian P1 adalah 16,12 gram/ekor/hari lebih tinggi dari pertambahan bobot badan harian P2 adalah 11,89 gram ekor/hari, dan konversi ransum P1 adalah 2,46 lebih tinggi dari pada konversi ransum P2 adalah 3,20 tetapi tidak berbeda nyata dengan P0 adalah 2,80. Persilangan pejantan ayam bangkok dengan betina ayam mirah sebaiknya dipelihara sebagai ayam pedaging.

References

Aryanti, F., Aji, M. B., & Budiono, N. (2014). Pengaruh Pemberian Gula Merah Terhadap Performance Ayam Kampung Pedaging. Jurnal Veteriner. VOL : 31, No:2. Hal: 156-164.
Daryono, B. S., Roosdianto, i., & Saragih, H. T. (2010). Pewarisan karakter fenotip ayam hasil persilangan ayam pelung dengan ayam cemani. Jurnal Veteriner, 257-263.
Fitasari, E., Reo, K., & Niswi, N. (2016). Penggunaan kadar protein berbeda pada ayam kampung terhadap penampilan produksi dan kecernaan protein. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 73-83.
Gea, Erni, E. 2018. Pengaruh Pemberian Empulu Sagu (Metroxylon sp) Fermentasi Terhadap Performans Produksi Ayam Buras Umur 2-10 Minggu. Skripsi. Medan. Fakultas Peternakan Universitas HKBP Nommensen Medan.
Gunawan, B., Desmayati Z., T. Sartika, A. Gozali, K. Diwyanto, Abubakar, Broto Wibowo, Dan E. Juarini. 1998. Crossbreeding Ayam Pelung Jantan dengan Ayam Buras Betina untuk Meningkatkan Ayam Buras Pedaging. Laporan Penelitian No: UAT/BREA03/APBN/9899. Balai Penelitian Ternak.
Kholik, A., Sujana, E., & Setiawan , I. (2016). Performa ayam hasil persilangan pejantan bangkok denga betina ras petelur strain lohman. Fakultas Peternakan Universitas
Lapihu, Y. L., Telupere, F. M., & Sutedjo, H. (2019). Kajian Fenotip Dan Genetik Pertumbuhan Dari Persilangan Ayam Lokal Dengan Ayam Ras Petelur. Jurnal Sains Peternakan Indonesia, 298-305.
Murtidjo, B. A. (2005). Ayam Buras. Yogyakarta: Penerbit Kanisius
Purnamasari, D. K., Erwan, Syamsuhaidi, Sumiati, Wirayawan, K., Maslami, V., & Salsabila, G. (2024). Kajian Kualitas Nutrisi Pakan Terhadap Produktivitas Ayam Kampung Super di Kabipaten Lombok Timur. Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan, 159-168.
Rajab, & Papilaya, B. J. (2012). Sifat Kuantitatif Ayam Kampung Lokal Pada Pemeliharaan Tradisional. Agrinimal: Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman, 2(2), 61–64.
Rosita, D., Atmomarsono, U., & Sarengat, W. (2017). Pengaruh Pemberian Bahan Pakan Sumber Protein Berbeda Terhadap Performans Ayam Lokal Persilangan Umur 2 - 10 Minggu. Majalah Ilmiah Pengkajian Industri; Journal of Industrial Research and Innovation, 41-50.
Rowiyanti, W. O. (2021). Pertumbuhan Bobot Badan Ayam Hasil Persilangan Ayam Kampung Dengan Ayam Bangkok. Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan, 3(1), 8-11.
Sartika, T., & Iskandar, S. (2007). Mengenal Plasma Nutfah Ayam Indonesia dan Pemanfaatannya (K. Diwyanto, ed.). Bogor: LIPI Press.
Soeroso, S., Duma, Y., & Mozin, S. (2009). Nilai Heritabilitas Dan Korelasi Genetik Sifat Pertumbuhan Dari Silangan Ayam Lokal Dengan Ayam Bangkok. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian, 16(1).
Suryadi, U., Imam, S., & Ahmad, A. F. (2021). Protein Hidrolisat Daging Bekicot (Achatina Fulica) Sebagai Pengurang Penggunaan Tepung Ikan Terhadap Performa Ayam Kampung Super. Jurnal Peternakan Ilmu Terapan, 37-42.
Suyasa, N., & Parwati, I. A. (2018). Pemberian Pakan Basah Pada Ayam Buras Untuk Menurunkan Rasio Konversi Pakan (FCR). Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan, 90-99Swiek, R.A. 2003. Poultry In Warm Climate In Poultry Manajement Forum. Asa Indonesia. Jakarta.
Syaefullah, B. L., Herawati, M., Timur, N. P. V. T., & Widayati, O. (2021). Efek Temperature Humidity Index terhadap Konsumsi Air Minum dan Performans Ayam Kampung Super dengan Pemberian Enkapsulasi Fitobiotik Minyak Buah Merah:. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science), 11(3), 274-a.
Talebe, Y. B., Utami, S., & Hoda, A. (2021). Performans Kualitatif dan Kuantitatif Ayam Hasil Persilangan Beberapa Kelompok Terseleksi untuk Pembentukan Rumpun Baru Ayam Kampung Khas Ternate. Cannarium, 19(2).
Published
2026-08-01
Section
Articles