PENGARUH MEDIA TUMBUH YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN DENSITAS MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (Hermetia illucens)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tumbuh yang berbeda terhadap pertumbuhan maggot (Hermetia illucens). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga jumlahnya 20 box perlakuan dengan masing – masing box diberi 1 gram telur maggot. Perlakuan yang digunakan adalah media tumbuh yang berbeda yaitu P0 : Feses sapi (100%), P1 : sampah organik (75%) + feses sapi (25%), P2 : Sampah organik(50%) + feses sapi (50%), P3 : Sampah organik (25%) + feses sapi (75%) . Parameter yang diamati terdiri densitas populasi maggot, bobot maggot dan panjang tubuh maggot. Hasil Penelitian menunjukkan pengaruh pemberian media tumbuh yang berbeda memberikan pengaruh terhadap densitas populasi maggot , bobot maggot, namun tidak pada panjang tubuh maggot Hermetia illucens. Pemberian kombinasi media tumbuh (sampah organik (25%) + feses sapi (75%) memberikan pengaruh terhadap densitas populasi maggot (0,91 ekor/cm3) ,bobot maggot/box (912,6 Gram) pada maggot Hermetia illucens.
References
Azir, A., H, Harris, & R. B. K, Haris. 2017. Produksi dan Kandungan Nutrisi Maggot (Hermetia illucens) Menggunakan Komposisi Media Kultur Berbeda. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 12(1), 34–40.
Katayane, F.A., B., Bagau, F.R.Wolayan dan M.R. Imbar. 2014. Produksi dan Kandungan Protein Maggot (Hermetia illucens) dengan Menggunakan Media Tumbuh Berbeda. Jurnal Zootek Fakultas Peternakan, Universitas Sam Ratulangi. Manado. Vol. 34 : 27 – 36
Muhayyat, M. S., A.T. Yuliansyah dan A. Prasetya. 2016. Pengaruh Jenis Limbah dan Rasio Umpan pada Biokonversi Limbah Domestik Menggunakan Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Jurnal Rekayasa Proses, 10(1), 23- 29.
Nababan, D. K. (2023). Pengaruh Media Tumbuh Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) Pada Umur 1 Hari Sampai 20 Hari.
Prama H, dan N.R. Sri Erlangga. 2015. Tingkat Densitas Populasi Maggot Pada Media yang Berbeda. Jurnal berkala perikanan trubuk. 2015. Vol. 43 No. 23:14-24.
Pranata, A. 2010. Laju Pertumbuhan Populasi Branchioumus Plicatilis pada Media Pupuk Urea dan Pupuk TSP serta Penambahan Beberapa Bahan Organik Lain. Skripsi. Universitas Sumatra Utara. Medan.
Salman, N., N. Estin, dan N. Tazkia. 2020. Pengaruh dan Efektivitas Maggot sebagai Proses Alternatif Penguraian Organik Kota di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. Jawa Barat. Jurnal, Vol 5 No.1.
Sastrosupadi, A. 2013. Rancangan Percobaan Praktis. Kanisus.Yogyakarta 276 hal.
Siswati, N. D, H. Theodorus, & P. W. Eko. S. 2009. Kajian penambahan Effective Microorganisme (EM4) pada proses dekomposisi limbah padat industri kertas. Teknik Kimia, UPN, Jawa Timur. 9(10): 101-106.
Rakhmanda, A. 2011. Estimasi Populasi Gastropoda Di Sungai Tambak BayanYogyakarta. Jurnal Ekologi Perairan, 1(1), 1-7.