PENGARUH PERKAWINAN BANGSA BABI TERHADAP JUMLAH ANAK PERKELAHIRAN BERAT LAHIR DAN BERAT SAPIH DI PETERNAKAN RAKYAT
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perkawinan Antara 3 Bangsa Babi terhadap restasi anak babi dari lahir damai dengan disapih. Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan peternakan rakyat di desa talun kenas kabupaten deli Serdang. Materi yang di gunakan adalah data prestasi anak babi yang diperoleh dari catatan tahun 2010 dan diperoleh dari hasil perkawinan secara partial,diallel,crosa,antara 3 bangsa babi yaitu bangsa babi Duroc, landrace dan Yorkshire. D x L, D x Y,L x Y. Parameter yang diamati yaitu jumlah anak perkelahiran, berat lahir dan berat sapih, data yang diperoleh dianalisis dengan ragam pola rancangan tersaring. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkawinan berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap jumlah anak perkelahiran,berat lahir dan berat sapih tapi tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap berat sapih paritas pada perkawinan DxL, LxY berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap jumlah perkelahiran,berat lahir dan berat sapi paritas pada perkawinan DxL, DxL, LxY. Masing-masing adalah 6.91 %, 7.42% dan 7.55% untuk jumlah anak disapih 6.47%, 6.52% dan 6.80% dan jumlah anak perkelahiran 6.91%, 0.85% dan 6.84%. Nilai dengan Gineral “Combinung Ability” dari jumlah anak perkelahiran,berat lahir dan berat sapih yang tertinggi pada perkawinan DxL dari berat sapih YxL.
References
Anonim, 2002. Beternak Babi. Edisi ke-19. Penerbit Kanisius, Yogyakarta
Baliarti, E., N. Ngadiono, P. Basuki dan Panjono. 1999. Hand Out “Managemen Ternak Potong”. Fakultas Peternakan – UGM.
Barreras, A., Haro, J. G. H., Hori-Oshima, S., Espinosa, G., Cerrilla, E. O., Pérez, J. P., Avila, G. S. (2009). Prolactin receptor (PRLR) gen polymorphism and associations with reproductive traits in pigs. Journal of Animal and Veterinary Advances, 8(3), 469–475.
Brahmana, S.S., A.N. Barus., Irawati dan B.D. Sinuraya. 1976. Survey Breeding Performans Babi Di Kecamatan Medan Labuhan. Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara, Medan (Laporan Penelitian)
De Borsotti, P.N.,O. Varde and D. Plasse. 1982. Genetic and environmental factor affecting growth of. Piglets. Amim. Breed. Abstr. 50 (12).
Eva, M. D., Hamdan dan B. Usman. 2012. Keragaman Jumlah Anak Sekelahiran dan Bobot Lahir Bangsa Babi Galur Murni Australia. Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.
Gordon, I. 2008. Controlled production in Pigs. CAB internasional, Washington DC.
Lawlor, P.G., Amel P.B. Lynch 2007. A. Review of factors Influencing Litter Size in irish sows. Irish Vaterinary Jurnal 60 (6) : 359-366.
Pardosi U. 2004. Pengaruh Perkawinan antara tiga bangs babi terhadap prestasi anak babi dari lahir sampai dengan di sapih di PT. Mabarido Sumbal multiform. Tesis Fakultas Petsernakan Universitas Diponegoro. Semarang.
Park, Y.I. dan J.B.Kim.1983, Evaluation of litter size of purebreeds and specific two–breed crosses produced from five breeds of swine. Animal Breed. Abstr. 51 (5) : 365.
Pasaribu, T., M. Silalahi, D. Aritonang dan K. Manihuruk. 1996. Pengaruh Pemberian Konsentrat Selama Pra Partum dan Menyusui Terhadap Kinerja Anak Babi di Peternakan Rakyat. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. Vol. 1. nomor 3
Robinson, O.W.1972. The role of maternal effects in animal breeding : V Maternal effects in swine . J. Anim. Sci. 35 (6) : 1304-1312.
Sihombing DTH. 2006. Ilmu Ternak Babi. Cetakan ke 2. Gadjah Mada University Press,Yogyakarta
Thompson, J. E., Gill, B. P., & Varley, M. A. (2004). The Appliance of Pig Science. Hampshire: Nottingham University Press.
Yuli A. T., Andri dan L. B. Retno. 2019. Identifikasi Sifat-Sifat Produksi Persilangan Babi Duroc dan Yokshire. Journal of Tropical Animal Production. Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Kalimantan Barat.