PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN BUNGA KEMBANG TELANG (Clitoria Ternatea) DALAM RANSUM TERHADAP PERSENTASE LEMAK ABDOMINAL, BOBOT HATI, BOBOT USUS HALUS DAN PANJANG USUS HALUS ITIK LOKAL JANTAN (Anas Platychintos)

  • Sardo Siagian Universitas HKBP Nommensen
  • Mangonar Lumbantoruan Universitas HKBP Nommensen
  • Untung Pardosi Universitas HKBP Nommensen
Keywords: Itik, Kembang telang, Lemak Abdominal, Hati, Usus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun bunga kembang telang (Clitoria ternatea) terhadap persentase lemak abdominal, bobot hati, bobot usus halus, dan panjang usus halus pada itik lokal jantan (Anas platyrhynchos). Penelitian dilaksanakan pada itik umur 8 minggu yang diberi pakan dengan tambahan tepung daun kembang telang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu: P0 (0%), P1 (1%), P2 (3%), dan P3 (5%). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi bahan pakan yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase lemak abdominal, bobot hati, bobot usus halus, dan panjang usus halus. Namun demikian, disarankan bahwa tepung daun kembang telang dapat diberikan hingga 5% dalam ransum itik lokal jantan.

References

Abdul, R, Jumiati. 2007. Konsentrasi dan Waktu Penyemprotan Pupuk Organik Cair super Aci Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Denpasar.
Amin, Riski Nur (2023). Bobot Karkas dan Presentase Organ Dalam Itik Magelang Jantan (Anas Platyrhynchos) yang Dibei Suplemen Inulin Pada Ransumnya. Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Magelang.
Anggraini, A. D., W. Widodo., I. D Rahayu., dan A. Sutanto. (2019). Efektivitas Penambahan Tepung Temulawak dalam Ransum sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Ayam Kampung Super. Jurnal Sains Peternakan Indonesia, 14(2): 222–227.
Asnawi, A.W. Nasrudin dan Syamsuhaidi. (2009). Profil Kelompok Ternak Unggas di Nusa Tenggara Barat. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB. Mataram Nusa Tenggara Barat.
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan. Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan, Departemen Pertanian RI, Jakarta.
Cahyono ED., Atmomarsono U, Suprijitna E. (2012). Pengaruh Penggunaan Tepung Jahe (Zingiber Offinale) Dalam Ransum Terhadap Saluran Pencernaan dan Hati Pada Ayam Kampung Umur 12 Minggu. Fakultas Peternakan. Diponegoro. Semarang.
Cook, B. G., Pengelly, B. C., Brown, S. D., Donnelly, J. L., Eagles, D. A., Franco, M. A., Hanson, J., Mullen, B. F., Partridge, I. J., Peters, M., & Schultze-Kraft, R. (2005). Tropical forages: an interactive selection tool. CSIRO, DPI&F (Qld), CIAT, and ILRI.
Dewanti, R. (2012). Pengaruh pejantan dan pakan terhadap karkas dan lemak abdominal itik turi umur delapan minggu. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Agroindustri Universitas Mercu Buana, Yogyakarta.
Fandi, A et al (2019). Profil Saluran Pencernaan Itik Tegal Betina yang Diberi Pakan Tambahan Kombinasi Limbah Ekstraksi Daun Pepaya dan Bakteri Asam Laktat. Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang.
Frasiska, N., F.P. Septian Gany., dan N. Rahayu. (2021). Bobot Bursa Fabrisius, Limpa Dan Hati Itik Cihateup Yang Diberi Isotonik Alami Dalam Pemeliharaan Kering. Bulletin of Applied Animal Research. 3(1), 27 31.
Hafsan., G. Bayu., S. Hidayat., L. Agustina., A. Natsir., dan A. Ahmad. (2019). Bobot Karkas dan Persentase Organ Dalam Broiler Dengan Suplementasi Fitase Dari Bukholderia sp. Strain HF.7i. Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pembelajarannya. 479 484.
Harianto, A. H. (2016. Morfometri dan Histologis Usus Itik (Anas sp.) yang Diberi Tepung Kunyit (Curcuma longa) dalam Pakan. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar (Skripsi).
Herijanto S, Supranoto, Tugiyanti E. (2017). Peforma Itik yang Diberi Pakan Silase Limbah Sayuran Pasar. Universitas Wijayakusuma. Purwokerto.
Ismoyowati. (1999). Pengaruh pejantan, induk, aras protein dan seks terhadap pertumbuhan dan karkas itik lokal. Tesis. Pascasarjana Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Kusmayadi, A., Prayitno, C.H. and Rahayu, N., (2019). persentase organ dalam itik cihateup yang diberi ransum mengandung kombinasi tepung kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) dan tepung kunyit (Curcuma domestica V). Jurnal Peternakan Nusantara, 5(1), 1-12.
Lestari, F. E. P. (2011). Persentase karkas, dada, paha dan lemak abdomen itik Alabio jantan umur 10 minggu yang diberi tepung daun beluntas, vitamin C dan E dalam pakan (Skripsi, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor)
Miettinen, T. A. (1987). Dietary fiber and lipids. Journal Animal Science 45: 1237-1242.
Muhammad, A. (2012). Pengaruh Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L.) dalam Ransum terhadap Persentase Lemak Abdominal dan Bobot Hati Itik Lokal Jantan. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar.
Muhammad. N, E. Sahara, S. Sandi, F. Yosi. (2014). Pemberian Ransum Komplit Berbasis Bahan Lokal Fermentasi Terhadap Konsumsi, Pertambahan Bobot Badan dan Berat Telur Itik Lokal Sumatra Selatan. Fakultas Pertanian. Universitas Sriwijaya. Palembang 3: 20—27.
Muharlien, R., Astuti, D. A., & Prasetyo, L. H. (2017). Pengaruh Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L.) dalam Ransum terhadap Bobot Relatif Organ Dalam dan Karkas Ayam Broiler. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 5(2), 137–144.
Nugroho, S. (2004). Substitusi Ampas Kecap Dalam Pakan Komersial Terhadap Presentase Karkas dan Presentase Lemak Abdominal Itik Mojosari Jantan. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga. Surabaya.
Pasang, Nur Atika. (2016). Presentase Karkas, Bagian – Bagian Karkas dan Lemak Abdominal Itik Lokal (Anas sp) yang Diberi Tepung Kunyit (Curcuma Domestical Val) dalam Pakan. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makassar.
Prasetyo, D, E. (2010). Pengaruh Suplementasi Tepung Daun Bawang Putih (Allium sativum) Dalam Ransum Terhadap Presentase Lemak Abdominal, Kadar Lemak dan Kadar Protein Itik Lokal Jantan. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Purba, M dan P. P. Ketaren. (2013). Performa Itik Genotipe EpMp Umur Enam Minggu dengan Pemberian Berbagai Level Protein dan Serat Kasar Dalam Ransum. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan.
Ravindran, V., Wu, Y. B., Thomas, D. G., & Morel, P. C. H. (2006). Influence of whole wheat feeding on the development of gastrointestinal tract and performance of broiler chickens. Australian Journal of Agricultural Research, 57(1), 21–26.
Sjofjan O, Aulani’am, Sutrisdiarto, Rosdiana, A, dan Supiati. (2003). Isolasi dan Identifikasi Bacillus spp Dari Usus Ayam Petelur Sebagai Sumber Probiotik. JIIH (life sciences). Vol.15- No.2.
Skerman PJ. (1977). Tropical forage leguminosaes. Roma (Italy): Food and Agriculture Organization of The United Nations.
Solichedi, K., U. Atmomarsono dan V.D. Yunianto. (2003). Pemanfatan kunyit (Curcuma domestica VAL.) dalam ransum broiler sebagai upaya menurunkan lemak abdominal dan kadar kolestrol darah. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 28 (3): 172-178.
Srigandono, B. (1997). Ilmu Unggas Air. Cetakan ke tiga. Gadjah Mada University press: Yogyakarta.
Sulistiyanto B., K. Sri., dan S. U. Cahya. (2019). Tampilan Produksi dan Efek Imunomodulasi Ayam Broiler yang Diberi Ransum Berbasis Wheat Pollard Terolah. Jurnal Veteriner. 20(3), 352-359. 10.19087/jveteriner.2019.20.3.352.
Sumiati dan Sumirat. (2003). Presentase Bobot Saluran Pencernaan dan Organ Dalam Itik Lokal (Anas Platyrhincos) Jantan yang Diberi Berbagaii Taraf Kayambang (Salvinia Molesta) dalam Ransumnya. Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan IPB.
Sutedi E, Sajimin, Prawiradiputra BR. (2005). Agronomi dan pemanfaatan Centrosema pubescens. Dalam: Subandriyo, Diwyanto K, Inounu I.
Sutrisna, I. (2012). Pengaruh tingkat serat kasar dalam ransum terhadap performa pertumbuhan dan saluran pencernaan itik. Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia, 14(2), 123–130.
Tillman, A.D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo, S. Lebdosoekodjo, (1991). Ilmu Makanan Ternak Dasar. Cetakan ketiga. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Umar, S. Mirwandhono, E & I. L. Tobing. (2005). Pemanfaatan Tepung Umbi Talas (Colocasia esculenta L) dan Solid Dekater dalam Ransum terhadap Karkas Itik Peking Umur 12 Minggu. Jurnal Agribisnis Peternakan. 1 (3): 111-116.
Widianingsih, N. (2008). Pengaruh pemberian pakan berserat kasar terhadap morfologi saluran pencernaan ayam pedaging. Jurnal Ilmu Ternak, 8(1), 25–30.
Winarsih W. (2005). Pengaruh Probiotik dalam Pengendalian Salmonellosis Subklinis pada Ayam: Gambaran Patologis dan Performan. Disertasi. Pascasarjana IPB. Bogor.
Yao J, Tian X, Xi H, Han J, Xu M and Wu X. (2006). Effect of choice feeding on performance, gastrointestinal development and feed utilization of broilers. J. Anim. Sci. 19 : 91-96.
Published
2026-01-29
Section
Articles