Perbandingan Performansi 4 Variasi Siklus Kompresi Uap 2 Tingkat

  • Siwan Ediamanta Perangin-angin Sustainable Energy Research Centre
  • Himsar Ambarita Universitas Sumatera Utara
  • Waldemar Naibaho Fakultas Teknik, Universitas HKBP Nommensn Medan
  • Parulian Siagian Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Marhiras Sitanggang Fakultas Teknik, Universitas HKBP Nommensn Medan
  • Libianko Sianturi Fakultas Teknik, Universitas HKBP Nommensn Medan
Keywords: Performance, Steam Compression, 2 Levels

Abstract

Keberadaan Pengkondisan Udara (AC) tidak terlepas dari aspek kehidupan sehari-hari. Pengkondisian Udara memanfaatkan prinsip termodinamika siklus kompresi uap. COP merupakan parameter untuk melihat kinerja dari mesin pendingin tersebut. Dalam penelitian ini, salah satu cara untuk meningkatkan COP dari mesin Pendingin adalah memodifikasi siklus 1 tingkat menjadi siklus 2 tingkat. Karya inimengkaji perbandingan model siklus kompresi uap 2 tingkat dengan beberapa variasi. Perbandingan ini menggunakan sofware ASPEN PLUS V10 untuk melihat performansi dari setiap varian. Untuk fluida kerja (Refrigeran) yang digunakan adalah R-32. Dari hasil simulasi Varian no III menunjukkan nilai COP yang lebih tinggi dari pada varian lainnya.

References

[1] Ambarita, Nasution A. H, and Sihombing H. V. 2018. IOP Conf. Series: Material Science and Engineering420 012038.
[2] Ambarita H, Nasution A H, Siahaan N M and Kawai H 2016 Case Studies in Thermal Engieering8 105-114.
[3] Ambarita H, Nasution D M, Gunawan S and Nasution A H 2017 IOP Conf. Series: Material Science and Engineering180 012027
[4] Purohit N, Gupta D.K, and Dasgupta M.S. 2015. Energy Procedia90 171-178.
[5] Llopis, R., Carlos Sanz-Kock1, Ramón Cabello1, Daniel Sánchez1, Enrique Torrella. 2016. Applied Thermal Engineering 103 1077-1086
[6] Nakagawa, M., Marasigan, A.R., Matsukawa, T. 2011. International Journal of Refrigeration, Volume 34, Issue 7, 1577–1586.
[7] Djuanda. 2018. International Conference on Thermal Science and Technology, 020008-1-020008-7.
[8] Zhang Z, Tian L, Chen Y, and Tong L. 2014. Entropy 16 5919-5934.
[9] Wantha C. 2019. Applied Thrmal Engineering 157 113747.
[10] Zhang Z, Hou Y, and Kulacki F.A. 2018. Applied Thermal Engineering 140 147-157.
[11] Arora R C 2010 Refrigeration and Air Conditioning, PHI, New Delhi
[12] Chasik Park, Hoseong, Yunho Hwang. 2015 Recent Advances In Vapor Compression Cycly Technologies. ScienceDirect 118-134
[13] Mahdi Deymi-Dastebayaz, Saeed Maddah, Elmira Fallahi. 2019. Internasional Journal Of Refrigeration. 106 (2019) 7-17
[14] D.L Karelin, A.V. Boldyrev, A.M BelouSov. 2017. International Conference On Industrial Engineering. Procedia Engineering 206 (2017 1488-1496
Published
2020-11-05
How to Cite
Perangin-angin, S., Ambarita, H., Naibaho, W., Siagian, P., Sitanggang, M., & Sianturi, L. (2020). Perbandingan Performansi 4 Variasi Siklus Kompresi Uap 2 Tingkat. SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, 2(1), 1-7. https://doi.org/https://doi.org/10.36655/sproket.v2i1.311