JURNAL KOLOKASI https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/kolokasi <p style="text-align: justify;"><strong>JURNAL KOLOKASI</strong> merupakan jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia dan Ilmu Bahasa (Linguistik) diterbitkan oleh UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN dengan&nbsp; nomor ESSN: 3047-6577, menerbitkan naskah hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa dan sastra. Ruang lingkup naskah yang diterbitkan meliputi: Kajian bahasa: Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, analisis wacana, psikolinguistik, sosiolinguistik, dan pragmatik; Kajian sastra: studi sastra lokal, sastra Indonesia, sastra anak-anak, studi sastra untuk pendidikan karakter, dan studi literatur lainnya; Kajian pengajaran bahasa dan sastra: implementasi kurikulum, metode pembelajaran, materi pembelajaran, media pembelajaran, evaluasi, interaksi belajar mengajar, teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, dan analisis lainnya dalam pembelajaran bahasa.<br><br></p> UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN en-US JURNAL KOLOKASI 3047-6577 NILAI BUDAYA DALAM BIR PLETOK DAN IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/kolokasi/article/view/2054 <p><em>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai budaya yang terkandung dalam folklor Bir Pletok khas Betawi serta menjelaskan implementasinya sebagai sumber belajar Bahasa Indonesia di SMA. Bir Pletok merupakan minuman tradisional berbahan rempah yang sarat nilai historis, religius, kearifan lokal, identitas sosial, dan ekonomi kreatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi di Museum Betawi Setu Babakan, wawancara dengan Jaka Yuda Permana selaku Tenaga Ahli Edukator, serta dokumentasi resmi museum dan literatur terkait folklor dan pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bir Pletok tidak hanya hadir sebagai minuman tradisional, tetapi juga sebagai simbol identitas masyarakat Betawi hasil adaptasi budaya pada masa kolonial. Selain itu, Bir Pletok memiliki potensi tinggi sebagai bahan ajar pada Kurikulum Merdeka karena dapat diintegrasikan ke dalam berbagai jenis teks seperti deskripsi, eksplanasi, laporan observasi, prosedur, dan cerita sejarah. Pemanfaatan folklor Bir Pletok dalam pembelajaran terbukti relevan untuk memperkuat literasi budaya, meningkatkan keterampilan berbahasa siswa, serta mendukung pelestarian budaya melalui pendidikan.</em></p> Nayla Autar ##submission.copyrightStatement## 2025-12-30 2025-12-30 2 02 1 11 The Analisis Idiom dalam Berita "Antisipasi Peningkatan Kriminalitas" di Surat Kabar Harian Mistar https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/kolokasi/article/view/2077 <p><em>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan makna idiom pada berita kriminal di surat kabar Harian Mistar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada idiom penuh dan sebagian dalam berita kriminal di surat kabar Harian Mistar. Ditemukan idiom penuh 9 contoh, yaitu "makan korban," "tertangkap basah," "kehilangan jejak," "air mata," "menutup mulut," "buah bibir," "menggila," "bermain api," "ujung tanduk." Sementara itu, idiom sebagian ditemukan &nbsp;5 contoh, yaitu ”membawa kabur”, “senjata tajam”, “rasa aman”, “campur tangan”, “bom waktu”. Lebih banyak idiom penuh ditemukan daripada idiom sebagian. Secara keseluruhan, ditemukan total 14 data yang termasuk idiom.</em></p> Crisdayanti Sitorus ##submission.copyrightStatement## 2026-01-21 2026-01-21 2 02 12 26 ANALISIS TINDAK TUTUR MENURUT J.L. AUSTIN DALAM CERPEN “BUBUR BASI” KARYA ANANDA DWI UTARI PADA BUKU ALIF https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/kolokasi/article/view/2163 <p><em>Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur menurut teori J. L. Austin dalam cerpen “Bubur Basi” karya Ananda Dwi Utari yang dimuat dalam buku <strong>Alif</strong>. Permasalahan penelitian difokuskan pada jenis-jenis tindak tutur yang digunakan tokoh-tokoh dalam cerpen serta fungsi dan dampak tuturan tersebut dalam membangun konflik dan relasi sosial antartokoh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa dialog-dialog dalam cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, serta menginterpretasi tindak lokusi, ilokusi, dan perlokusi berdasarkan teori J. L. Austin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen “Bubur Basi” mengandung ketiga jenis tindak tutur tersebut. Tindak lokusi berfungsi menyampaikan pernyataan dan keinginan tokoh secara eksplisit, tindak ilokusi berperan dominan dalam membangun konflik melalui fungsi larangan, permohonan, nasihat, dan upaya meyakinkan, sedangkan tindak perlokusi tampak melalui dampak emosional dan psikologis yang dialami tokoh, seperti kesedihan, keterkejutan, dan sikap pasrah. Temuan ini menegaskan bahwa dialog dalam cerpen tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur, tetapi juga sebagai sarana tindakan sosial yang merepresentasikan dinamika relasi keluarga dan konflik nilai dalam kehidupan masyarakat.</em></p> Francisco Harianto Simanjuntak Martua Reynhat Sitanggang Gusar, Sitanggang Gusar Sari Nurima Lumban Batu, Lumban Batu Eshca Putri Stevani Rajagukguk, Rajagukguk Elli Novita Hutasoit, Hutasoit Avriel Nur Angelika Pakpahan, Pakpahan ##submission.copyrightStatement## 2026-01-28 2026-01-28 2 02 27 35 INOVASI PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENGHIDUPKAN BUDAYA DALAM PENGAJARAN BIPA LUAR NEGERI https://jurnal.uhn.ac.id/index.php/kolokasi/article/view/2088 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><em>Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di luar negeri menghadapi tantangan signifikan terkait keterbatasan akses langsung terhadap objek budaya Indonesia, yang mengakibatkan pemahaman budaya yang abstrak dan kurangnya pengalaman belajar imersif. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan menganalisis kebutuhan dan menyintesis inovasi pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pengajaran BIPA. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji literatur primer dan sekunder dari tahun 2015-2025. Analisis konten dilakukan untuk mengidentifikasi pola dan tren dari literatur yang relevan. Hasil sintesis dari temuan menunjukkan bahwa integrasi teknologi imersif, seperti AR dan Assemblr.Edu, secara konsisten menghasilkan efek positif yang transformatif. Secara khusus, AR terbukti mampu menghadirkan objek budaya secara visual dan interaktif, membuat pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna, serta efektif dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman budaya pemelajar BIPA, bahkan mengubah pandangan mereka terhadap budaya lokal menjadi lebih positif. Temuan ini menegaskan bahwa AR berperan sebagai scaffolding digital yang vital untuk menciptakan pembelajaran BIPA yang student-centered dan relevan dengan perkembangan teknologi modern, sehingga mampu menjembatani jarak geografis antara pembelajar asing dan kekayaan budaya Nusantara.</em></p> <p><strong>KATA KUNCI</strong>: <em>Augmented Reality, BIPA, Pembelajaran Budaya, Inovasi Media, Kearifan Lokal</em></p> Nova Fitriyani Fitriyani ##submission.copyrightStatement## 2026-03-27 2026-03-27 2 02 36 52